Panel KNEKS dipimpin Dr Sutan Emir Hidayat. Sekretaris IAEI yang dipimpin Menteri Agama Prof Dr KH Nazaruddin Umar ini membuka statementnya dengan ucapan selamat bahwa KDEKS Kalbar berhasil masuk 10 besar KDEKS terbaik di seluruh Indonesia dalam rapor Adinata Sharia Award 2025. Untuk itu rapor hendak diverifikasi dan jika masuk 3 besar maka akan dilakukan visitasi lapangan.

Berkenaan dengan statement itu, Sekda yang juga Sekretaris KDEKS mengucapkan terimakasihnya, sekaligus mempresentasikan apa saja taktik dan strategi Kalbar dalam membangun ekonomi dan keuangan syariah sejak di-SK-kan pada Oktober 2023. Dalam dua tahun berjalan menjalin komunikasi aktif eksternal dan internal sehingga melaju di berbagai indikator seperti zona khas (kuliner halal, aman dan sustainable), pertumbuhan keuangan syariah 2.9 triliun, hingga sertifikasi halal.

Asisten II Heronimus Hero menambahkan strategi percepatan sertifikasi halal gratis (Sehati) Wajib Halal Oktober 2026 di tengah geografi Kalbar 1.5x luas Pulau Jawa. Dibutuhkan satgas khusus, katanya.

*

Meet up online KNEKS-KDEKS menyisakan 11 PR yang mesti disisir ulang setelah presentasi dan tanya jawab selama satu jam. PR yang mesti diselesaikan dalam 1×24 jam. Untuk itu setelah DAR ditutup, kami lanjut rapat di Biro Ekonomi sampai pukul 13.30.

Ke-11 PR diisi tuntas. Terkecuali 4 item yang memang belum tersentuh program seperti penerbitan sukuk syariah lokal yang upaya ke arah sana perlu konsolidasi tingkat tinggi–namun bisa dikondisikan sejak dini–juga payroll via keuangan syariah dari berbagai aspek ke-Pemda-an.

Saya jadi ingat Oktober 2023. Kami menerima SK sebagai Manajemen Eksekutif KDEKS. SK yang ditandatangani PJ Gubernur yang saat itu dijabat dr Harrison, M.Kes.