Berita

Meteor Dakwah Bumi Khatulistiwa untuk Nusantara (To’ Aji Ayahman Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin)

Meteor Dakwah Bumi Khatulistiwa untuk Nusantara (To’ Aji Ayahman Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin)
Foto foto saat bertandang ke Munzalan Tower bersama Dr Dwi Hadiningdyah Direktur Finansial Sosial Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah RI serta bersama Ayahman di Harpandu-Hartunas 16 Desember 2025 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

teraju.id, Pontianak – Bismillah. Gemetar jemari menuliskan ini. Berat rasanya menulis dengan mata berkucuran air mata. Tapi berat di dada kalau tidak dituliskan. Semacam beban. Beban yang terus menggunung.

Bayangkan. Tiga tahun lalu. Sungguh lama berselang. Sebegitu jauh momentum untuk bisa dituliskan.

Saya membawa kendaraan didampingi Jibril–putra bungsu yang sehari-hari disapa Jibi–dan ponakan dari Sintang, Revan. Kami hendak ke rumah bibi mengantarkan sesuatu buah tangan menyambut lebaran. Bibi saya bibi satu-satunya, sebab ibu saya hanya dua bersaudara. Sebenarnya tiga, tetapi si sulung sudah tiada sebelum saya ada. Sebab meninggal melahirkan. Sebab tempo doeloe era 1960-an setiap gadis menikah amat remaja. 15-an, 16-an.

Sekeluar dari halaman rumah Makcua dengan meletakkan sekerat air kaleng, di antara speedbam, mobil saya berpapasan dengan mobil hitam Lexus. Saya berdebar.
Lampu Lexus menyala tenjak. Saya buka kaca jendela. Lexus juga.

Sosok yang saya kagumi lebih duluan menyapa. “Hendak ke Lampung. Saya Idul Fitri di tempat keluarga istri.” Senyum ramah. Kopiah hitam sedikit tertungging ke belakang sehingga jidat berlapang lebih luas dan jelas nampak bekas sujud kepada Allah SWT.

“Masya Allah. Saya barusan ke rumah Makcua seperti biasa. Mengantar buah sukacita …”