Berita

Meteor Dakwah Bumi Khatulistiwa untuk Nusantara (To’ Aji Ayahman Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin)

Meteor Dakwah Bumi Khatulistiwa untuk Nusantara (To’ Aji Ayahman Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin)
Foto foto saat bertandang ke Munzalan Tower bersama Dr Dwi Hadiningdyah Direktur Finansial Sosial Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah RI serta bersama Ayahman di Harpandu-Hartunas 16 Desember 2025 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.
Meteor Dakwah Bumi Khatulistiwa.2

Betapa air mata tidak tumpah. Sebegitu baiknya anak muda yang lebih suka disapa Ayahman karena bersimbolisasi pelindung keluarga. Padahal sempat beliau akrab disapa To’ Aji karena sahabatnya HM Nur Hasan akrab disapa To’ Ya.

“To’ Ya sudah punya cucu. Saye biar disapa Ayahman. Asal kate Ayah dan Man. Man manusia. Man Lukman.”

Jadi di Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin ada Dato’ dan ada Ayah. Dua figur penting dalam traktat adat bersendikan syarak, dan syarak bersendikan kitabullah wasunnatur Rasulillah.

Momentum lain terindah ketika saya minta beliau baca doa di hari seminar nasional perlunya Indonesia memiliki Hari Pantun Nasional. Saya pikir doa adalah saripati ibadah. Harus dipilih orang yang ketika memimpin doa, maka pintu-pintu langit terbuka. Oleh Allah diijabah. Dikabulkan segenap permintaan.
Ndilalah, sosok yang digamit dengan schedule amit-amit mengiyakan. “Insya Allah bisa To’ Yes. Untuk To’ Yes apa yang ndak bise…” Masya Allah saya mengurut dada. Betapa lembut budi perangai. Padahal schedule beliau saya tahu more than Presiden RI. Apalagi menteri. Lewaaaaat.

Benar. Doa di Ruang Sidang Rektorat Universitas Tanjungpura tahun 2023 itu makbul.