Berita

Meteor Dakwah Bumi Khatulistiwa untuk Nusantara (To’ Aji Ayahman Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin)

Meteor Dakwah Bumi Khatulistiwa untuk Nusantara (To’ Aji Ayahman Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin)
Foto foto saat bertandang ke Munzalan Tower bersama Dr Dwi Hadiningdyah Direktur Finansial Sosial Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah RI serta bersama Ayahman di Harpandu-Hartunas 16 Desember 2025 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

“Buka. Buka…” Suara pengguna baju stelan jas ala santri Gontor dan emblem ungu di dada berlambang kapal berlayar turun dari pintu. Ajudan yang menyupiri senyum manggut-manggut. Juga bergegas turun menyambut.

Saya tentu tak sopan terus di dalam. Berhamburan keluar. Juga Jibi dan Revan.
Rupanya pria muda berselisih satu dasawarsa dengan saya mengambil hampers. “Ini untuk Tok Yes,” ungkapnya seraya cipika-cipiki dan berujar saling mendoakan ya…subhanallah betapa indah perangainya.

Sesampai di rumah saya buka dengan sukacita. Isinya kemeja putih lengan panjang. “Saya dagang…” Suara Ustadz Lukman orang nomor satu di mesjid ramah pemuda, anak dan perempuan serta fisabilillah di dada begitu lantang. Baju kemeja yang saya pakai khutbah Jumat ketika ada kesempatan buah tangan Ayahman.

Ini hampers bukannya yang pertama. Jauh lebih awal, pria muda yang kini baru 40-an tahun mengaku just now landed from Japan. Di Negeri Sakura ia meresmikan gerai produk halal Mesjid Kapal Munzalan Mubarakan networking.

Digamitnya saya seusai kedapatan salat di Mesjid Kapal Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin itu ke toko dan gerai produk halal bernama Munzalan Mart. Apa-apa saja dijemput. Botol. Kotak. Sambil dijelaskan satu persatu in gredient maupun manfaatnya. Sampai produk herbal yang penuh khasiat. Sampai madu yang berkhasiat obat serta dikonsumsi berasa lezat.