teraju.id, Pontianak— Langit yang diselimuti kabut sering kali menyimpan ancaman tak kasat mata bagi mereka yang paling rentan. Di tengah situasi bencana kabut yang melanda, kesehatan anak-anak dan balita yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan mendadak menjadi pertaruhan besar bagi keselamatan pernapasan mereka.
Menyadari ancaman nyata tersebut, gerakan kepedulian pun mulai digerakkan oleh berbagai pihak di bumi Khatulistiwa. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalimantan Barat mengambil langkah nyata dengan turun langsung ke lapangan demi melindungi kesehatan generasi penerus bangsa.
Aksi kepedulian ini difokuskan secara khusus untuk menyasar anak-anak yang berada di luar ruangan. Mengingat saluran pernapasan bayi dan balita masih sangat rentan terhadap polusi udara pekat akibat bencana kabut, kehadiran pelindung pernapasan menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Melalui aksi bagi-bagi masker ini, para ibu dan anak-anak mendapatkan uluran tangan perlindungan yang langsung menyentuh aspek kesehatan dasar. Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan risiko gangguan kesehatan akut yang kerap mengintai anak di tengah kepungan udara kotor.
Satu masker mungkin sederhana. Tapi ketika diberikan bersama kepedulian, ia menjadi berarti.
Salurkan donASImu dengan menambahkan kode unik 01 ke: Rekening Bank Kalbar 1012-1417-73 a.n. AIMI Kalbar. Konfirmasi: wa.me/6282253270045 (chat only)
Bencana kabut yang terjadi menuntut kepekaan sosial dari berbagai elemen masyarakat untuk saling menjaga keselamatan sesama. Apa yang dilakukan oleh AIMI Kalimantan Barat ini menjadi pengingat penting bahwa perlindungan terhadap kesehatan anak-anak di ruang publik merupakan tanggung jawab bersama yang harus segera diwujudkan.
