Adalah Pengasuh/ CEO Masjid Kapal Munzalan. Masjid Kapal Munzalan adalah sebuah Masjid kecil berkapasitas 250 jamaah. Masjid ini terletak di sebuah gang sempit di tepian Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Masjid ini berada di tengah pemukiman yang 95% masyarakatnya adalah non muslim. Lewat Gerakan Infaq Beras, masjid yang dipimpin oleh KH.Luqmanulhakim berhasil menjembatani kebutuhan pangan untuk 200.000 anak yatim dan santri penghafal Alquran di seluruh Indonesia. Lewat wasilah gerakan ini, ratusan ribu anak yatim dan santri penghafal Al Quran itu dapat menikmati beras berkualitas terbaik setiap harinya. Pada tahun 2019 jumlah beras yang didistribusikan tak kurang dari 4,2 juta kg, dengan nilai lebih kurang Rp 63 milyar. Gerakan ini dioperasikan oleh sekitar 2500 oang relawan. Walaupun hanya sebuah masjid kecil, namun aktivitas masjid ini telah menjangkau di 22 provinsi di Indonesia, bahkan sampai ke Palestina. Masjid Kapal Munzalan saat ini memiliki 9 cabang Baitulmaal yang mengkoordinir ziswaf. Ziswaf yang diterima dan disalurkan setiap bulannya berkisar antara Rp 4-6 milyar. Saat ini Masjid Kapal Munzalan memiliki 300 orang personil yang bekerja sepanjang hari.

  1. Ustaz Rendy Saputra

Adalah founders dari gerakan Berkah Box, seorang penulis, pengamat gerakan dakwah, pengamat masjid, penggagas Jejaring Masjid Titik Cahaya dan Masjid Seratus Paragraf, serta konsultan manajemen dan bisnis. Beliau adalah pemikir berwawasan samudera dan seorang penulis yang sangat produktif.

MATERI SEMINAR

Sessi I: “Mewujudkan Masjid Billionaire, Masjid 100 Paragraf” bersama Ustaz Rendy Saputra.

Ust. Rendy Saputra insyaallah akan membahas tentang Masjid 1 paragraf VS masjid 100 paragraf, fakta-fakta saat ini tentang fenomena masjidbillionaire, strategi menuju masjidbillionaire atau masjid 100 Paragraf

Sessi II: “Membangun Masjid Makmur Berlimpah” bersama Ustaz Luqmanulhakim.