Teraju.id, Kota Baru – Anda pernah naik bis kota? Atau sudah memiliki kendaraan sendiri?. 3 Tahun belakangan ini tingkat kebutuhan pembelian kendaraan pribadi warga Indonesia melonjak naik mulai dari kendaraan sepeda motor hingga mobil roda empat.

Sehingga masing-masing warga telah memiliki kendaraan sendiri dan fenomena ini sudah biasa terlihat di masyarakat.

Di sisi lain, beberapa daerah di Indonesia salah satunya Pontianak. Bis hanya digunakan masyarakat sebagai transportasi antar kota dan antar daerah, dengan kata lain hanya sebagai alat transportasi untuk keluar kota dan tidak untuk di dalam kota.

Halte bis saja jarang dipergunakan sebagai tempat persinggahan Bis, dan kerap digunakan sebagai tempat warga berjualan bensin eceran, es cendol, rokok, dan sebagai tempat berteduh apabila terjadi hujan.

Pemerintah Kota Pontianak beserta Dinas Perhubungan dan Informasi melakukan pembangunan Halte Bis di beberapa titik di kota Pontianak. Untuk pekerja lapangannya sendiri dari CV Taufik Akbar dengan kontrak senilai Rp. 300.077.000,- selama 90 hari terhitung sejak 2 Agustus 2016 yang dananya bersumber dari APBD.

“Sekarang siapkan haltenye, 7 buah tahun ini. Dalam waktu bersama sedang dibangun 7 halte yang letaknya di Taman Akcaya Kota Baru, di S Parman SMKN 3 , di SMPN 16 dan SMAN 2 RE Martadinata, SMKN 4 Jeruju, SMA Terpadu, SMKN2. Bisnye kalo nda salah 11. Ini pun haltenye kite upayakan Bis tidak mengganggu jalan.