Setelah launching buku biografi politik tersebut, saya memang sempat menyerahkan beberapa bundel buku kepada Iqbal untuk dibagikan ke beberapa kolega, salah satunya untuk Bang Fahri. Alhamdulillah, selepas itu akhirnya kami bertatap wajah. Saya tak mengira berjodoh dan sempat berdiskusi singkat dengan beliau tadi malam. Dengan gaya seperti di televisi, tak berubah, Bang Fahri menanggapi pembicaraan kami. Kami mendiskusikan soal Sultan Hamid II, ini juga sebetulnya terkait tema. Tentang kepemimpinan di daerah. Karena, Sultan Hamid II dulunya adalah salah satu pemimpin bangsa dan negara.