Community

Padang Tikar 1

Padang Tikar 1


Oleh: Ambaryani

Pagi jalan protokol basah dan tergenang. Hingga pagi sudah menunggu di dermaga Rasau Jaya hujan masih awet, justru tambah lebat. 09.15 pagi speed baru mulai jalan. Hujan masih lebat, terpal penutup dipasang rapat. Jarak pandang terbatas. Driver agak menunduk seperti mengintip dari kaca bagian depan speed yang tingginya tak lebih 30 cm. Sesekali driver mengelap kaca depan yang menghalangi pandangannya.

Pandangan mata awam saya, jarak pandang sangat terbatas (pendek). Cuaca gelap. Tak jauh dari Rasau, sungai nampak kotor. Banyak sampah di sana-sini. Speed berjalan meliak-liuk menghindari sampah. Meskipun sudah memilih-milih jalan, speed sempat menabrak sampah, entah batang atau ranting pohon.
Yang pasti bunyi dentummannya cukup keras. Jantung sempat berdegup. Jalan speed melamban. Setelah sampai di sungai yang tak banyak sampah, jalannya normal kembali.

Sampai di perairan Jangkang 1-Air Putih Kecamatan Kubu hujan mulai mereda. Sisa gerimisnya. Hingga sampai pusat Kecamatan Kubu hujan baru benar-benar reda.
10.45 kami sampai di dermaga Padang Tikar. Air surut, tanah sungai di sekitar dermaga nampak. Kapal-kapal tertambat, ada beberapa kapal yang sedang direparasi. Jembatan-jembatan nampak menjulang tinggi di atas sungai. Menjelang siang cuaca mulai cerah.