Saya dapat dibilang sangat beruntung, karena orang-orang di sekitar saya mulai dari keluarga, teman, bahkan sekolah mendukung saya untuk mempresentasikan budaya di depan sekolah. Saya mendapatkan giliran hari Senin untuk presentasi, dan hasilnya? Luar biasa.
Tak disangka semua orang yang menonton saya presentasi di depan panggung sangat tertarik dengan segala hal yang saya sampaikan mengenai Indonesia. Mereka sangat aktif bertanya sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya berikan kepada mereka. Bahkan ketika saya meminta beberapa orang untuk berdiri di depan dan menari bersama saya, tak disangka banyak dari mereka yang sangat tertarik dan berdiri bersama saya.
Saat berdiri di depan panggung, saya menggunakan pakaian tradisional khas Melayu, Teluk Belanga lengkap dengan sampit dan panjat. Ketika pertama kali naik ke panggung, saya mengira teman-teman di sekolah saya tidak suka dengan pakaian yang saya pakai saat itu. Namun, ternyata mereka sangat menyukainya. Banyak yang bahkan bilang kalau mereka sangat ingin menggunakan pakaian Teluk Belanga saat itu. Saya juga memberi tahu mereka mengenai batik, kain spesial khas Indonesia, dan memperlihatkan bagaimana baju batik, dengan membawa batik milik saya sendiri.
