“Haa, mane Novie, cobe lok,” ujar Bang Man yang sudah kembali membawa 2 kantong kue. Kak Desi dengan segera memberikan kotak kue yang berada di belakangnya. Novie juga dengan sangat bersemangat memberikan aqua gelas ke Bang Man, aku masih tetap stay di tempat duduk menggunting sedotan aqua.

“Haa, pas Pak,” ucap Bang Man.

“Astaghfirullah allazim,” terdengar suara Pak Yus, aku mulai menahan tawa.

“Ade ape Pak?”

“Saye tahu bah ukuran kotak tu bise masuk 3 sampai 4 kue,” kalimat Pak Yus.

Yangsemakin membuat ketawaku meledak. Ketawa kami memenuhi ruangan Club, berbagai alasan yang dilontarkan Bang Man untuk menghindari kesalahannya. Kami tak peduli tawa tetap menghiasi mulut kami. Entah apa yang dipikirkan mereka ketika mencoba kotak itu, bagaimana tidak mengocok perut bukankah ukuran kotak itu sudah diukur sesuai oleh para pembuat kotak. Aku tak habis pikir bagaimana jika kue yang dibeli Bang Man tidak cukup ke kotak, apa mungkin kotak yang telah kami bentuk harus dikembalikan lagi?, atau dengan mudahnya Bang Man mengecilkan bentuk kue ?
Kurang fokus memang selalu membuat pikiran tak di tempat.

Pontianak, 26 Januari 2017