Tetapi di Club Menulis, bukan tentang pekerjaan batin maupun lahir. Karena menulis bagi kami adalah passion yang tidak akan luput ditelan zaman, style yang tak akan lekang oleh waktu, karena sangat jelas terpapar testimony di dinding ruangan Club yang ditulis oleh A. Helmi dari LIPI.
“Menulis untuk mengada, menulis untuk menjadi, menulis untuk mengubah”.
Lalu apalagi yang kurang jelas dengan testimoni itu? Bukankah benar jika kami tidak menulis sama dengan bunuh diri?.
Pontianak, 18 Januari 2018
