Disisi lain rakyat tetap dengan otoritas kebebasannya menentukan figur pilihannya pada saatnya tiba. Masyarakat memang tidak boleh menkotak kotakkan diri pada suku, agama dan golongannya sendiri sendiri. Tapi kita tetap dalam satu bingkai demokrasi dan NKRI. Pendapat boleh beda, tapi bukan untuk membuat jurang melainkan lem perekat. Selamat pagi dan selamat berlibur ria. (Penulis adalah mantan wartawan yang kni menjadi Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Kalbar. Naskah tulisan dikutip sebagaimana aslinya di FB Tanto Yakobus)