Ketiga, pemerataan pembangunan. Pembangunan dalam berbagai bidang di daerah ini sudah dilakukan. Namun, faktanya pembangunan selama ini belum atau tidak merata. Sungguh pun gagasan pemerataan sudah muncul sejak lama tetapi pelaksanaannya, nampaknya tidak mudah. Masih banyak pemukiman penduduk yang tidak berlistrik dan bersinyal, tidak bersemen atau aspal, terbatas layanan pendidikan dan kesehatan.
Daerah yang terisolir masih cukup banyak. Tidak hanya di ujung Kapuas Hulu, Sambas atau Ketapang, tetapi juga daerah yang sejengkal dari Pontianak. Kita dapat menyebut beberapa kampung di pesisir yang mengalami situasi itu.
Kedepan fasilitas dasar untuk kehidupan warga harus menjadi prioritas, tanpa memandang apakah warga itu dahulu pendukung atau oposan. Tanpa menilai apakah warga yang akan menikmati itu berpendidikan atau terbelakang.
Kiranya, pemerintah baru harus melihat peta pembangunan pelbagai bidang di daerah ini. Peta pembangunan bidang apa pun ini akan membantu pemimpin memberikan layanan terbaik kepada warga, tanpa menghitung apakah penduduknya padat atau jarang.
Mudah-mudahan catatan di atas menarik perhatian pemimpin baru. Sehingga kekayaan Kalbar akan menjadi modal bagi mereka membawa daerah ini menjadi daerah yang maju. Semoga ini juga membantu mereka mempertanggungjawabkan amanah yang sudah diberikan.
Selamat dan sukses untuk pemenang.
(*)
