Latihan Kader 1 saya ikuti di HMI Cabang Pontianak yang beralamat di Jl KH Wahid Hasyim No 229 A–semester pertama tahun 1992. Master of Trainingnya adalah Zulkarnain Nasution–mahasiswa Fakultas Teknik yang kini telah jadi “orang besar” di Jakarta.
HMI Jl KH Wahid Hasyim sebuah markas besar yang berdampingan dengan Jl Camar. Tak jauh dari Rumah Sakit Santo Antonius dan Mesjid Alfalah. Saya tak asing dengan daerah ini karena berakar budaya di Sungai Jawi. Demikian karena ayah saya lahir dan besar di Gertak Tiga–sedulur Mesjid Syakirin di mana antara Syakirin dan Alfalah berkerabat dakwah.
Kurikulum Batra alias Bassic Training mendekatkan saya dengan tokoh-tokoh penting dan intelektual muslim penggerak perubahan di Kalbar–salah satunya adalah Drs H Awang Sofyan Rozali.
Di era 1992 pula saya baru kenal dengan yang namanya SG: Stadium Generale. Di mana SG ajang akademis bergengsi HMI mengupas soal-soal politik dan kemasyarakatan. SG sangat kental keilmuan, keindonesaan dan keislaman. Idealisme mahasiswa dideder di sini. Berjejaring antara alumni dan mahasiswa yang sedang mengejar cita-cita.
Era itu saya dengan bangga bertugas menjemput pakai sepeda motor Prof Dr Syarif Ibrahim Alkadrie dari rumahnya Gg Wijayasari. Pria jebolan S3 Amerika Serikat yang berambut panjang di belakang, namun stelan jas dan berdasi.
