Pada suatu hari penulis mempunyai 5 teman yangpaling berharga di dalam hidupnya, dan bisa dibilang pada waktu itu sangat berharga mempunyai mereka. Dan pada suatu waktu mereka terpisah jarak karena mereka kuliah di kampus yang berbeda, kemudian walaupun begitu ke 5 teman penulis sendiri tetap saling menjaga komunikasi antara mereka agar tidak pecah, walau itu lewat via chating, maupun telepon.

Lalu tiba-tiba timbullah masalah, karena 1 dari 5 teman penulis ini berubah sikapnya dan seolah-olah mencuekkan penulis tanpa sebab. Setelah dicari tahu permasalahannya apa ternyata 1 dari 5 teman tadi tidak ingin berteman dengan mereka lagi karena dia menganggap mereka itu terlalu ketinggalan zaman, dan dia meninggalkan teman-temannya termasuk penulis, dan lebih memilih berteman dengan anak-anak gaul yang berada di kampusnya.

Kemudian mereka pun menyadari bahwa orang seperti itu tak layak untuk dijadikan teman, karena hanya mementingkan gaya dan tidak mengerti arti sebuah pertemanan. Mereka pun setelah itu saling menguatkan satu sama lain agar kejadian seperti itu tak terulang lagi, dan berjanji tidak akan berubah untuk selamanya, mereka berusaha menjadi yang terbaik dan berusaha menjadi yang paling berharga.