Bayi Tabung “A to Z” Bisa Dilayani RS Anugerah Bunda Khatulistiwa – teraju.id
Home > Berita > Bayi Tabung “A to Z” Bisa Dilayani RS Anugerah Bunda Khatulistiwa
RS ABK Pontianak

Bayi Tabung “A to Z” Bisa Dilayani RS Anugerah Bunda Khatulistiwa

teraju.id, ABK— Masalah ketidaksuburan pasangan suami istri alias infertiliti makin membesar persentasenya di abad modern seperti sekarang ini. Oleh karena itu pasutri butuh bantuan dalam memecahkan masalahnya agar mendapatkan sang buah hati.

“Ini kabar baik luar biasa. Bahwa kami di Rumah Sakit Anugerah Bunda Khatulistiwa sudah bisa menangani ‘A to Z’ proses bayi tabung,” ungkap dokter yang menahbiskan waktunya untuk kemajuan teknologi bayi tabung, Syahnural Loebis kepada Nur Iskandar dari media online teraju.id, Senin (15/8) malam di ruang kerjanya. Syahnural saat diwawancarai sedang sibuk melayani pasien satu persatu dan pada umumnya mengalami masalah infertiliti.

RS Anugerah Bunda Khatulistiwa yang berada di kawasan Jalan Ahmad Yani di depan Kantor Gubernur Kalimantan Barat selama ini menjadi rujukan bagi pasien-pasien infertiliti. Namun setelah ditangani kasus infertilitinya, dalam rangka mewujudkan teknologi bayi tabung, setelah semuanya siap, khususnya pembesaran telur atau penyehatan sel sperma, maka langkah lebih lanjut dirujuk ke Klinik Teratai di Jakarta.

“Proses seperti itu menambah biaya. Khususnya akomodasi sehingga terasa mahal,” kata Syahnural yang masih mengenakan pakaian putih dokter kekhasannya. Jika biaya dari proses bayi tabung Rp 60-80 juta, maka dengan biaya akomodasi pulang pergi (PP) Jakarta-Pontianak, maka bisa mencapai angka di atas 80 juta. Sekarang, lanjutnya, sejak Agustus 2016, RS ABK melakukan terobosan baru. Bahwa RS ABK sudah bisa menangani masalah infertiliti sejak masalah A sampai masalah Z. “Jika dulu pengambilan oocid atau sel telur yang siap dibuahi sel sperma di Klinik Teratai, Jakarta, maka kita di RS ABK sudah bisa melakukannya semua,” timpal Syahnural.

Proses bayi tabung bukanlah bayi yang disimpan pembesarannya di dalam tabung, melainkan penyatuan sel telur dan sel sperma dengan bantuan teknologi kedokteran. Kedua sel calon makluk hidup baru yang bertumbuh menjadi zygot kelak kemudian ditanamkan kembali ke dalam rahim sang ibu. Pertumbuhannya kemudian ditandakan dengan pemeriksaan kehamilan biasa. “Tingkat keberhasilan bayi tabung saat ini juga terus meningkat seiring kemajuan sain dan teknologi,” kata Syahnural yang rajin meningkatkan pengetahuan empiriknya sampai ke mancanegara. Termasuk pengadaan alat-alat kedokterannya.

Syahnural menyebutkan angka harapan keberhasilan dari seorang ibu untuk memperoleh keturunan tidak hanya di bawah 40 tahun dimana tingkat kesuburannya masih bisa diandalkan, namun juga di atas umur 40 tahun. “Tadi pasien saya yang baru keluar sudah berumur 44 tahun, dan dia sedang hamil dengan proses bayi tabung,” ungkap Syahnural bangga. “Di Kota Pontianak saat ini sudah banyak kok bayi-bayi tabung,” imbuhnya.

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

Check Also

IMG_20171118_073328_258

Jurnalis Sastra Gelar Seminar Jurnalistik Dasar

teraju.id, Pontianak – Siswa-siswi SMAN 4 Pontianak yang aktif di bidang media menyelenggarakan seminar jurnalistik dasar …