in ,

BNPT Berjuang Lawan Terorisme Lewat Film Pendek

Teraju.id, Pontianak— Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengedepankan pendekatan kemanusiaan di dalam mengatasi aktivitas terorisme. Upaya deradikalisasi itu efektif melalui film. Khususnya film pendek. Pesan yang ingin disampaikan sangat mudah diserap masyarakat luas karena seluruh panca indra ikut membaca–tidak hanya mata–tetapi juga telinga, termasuk feeling atau perasaan.

“Kami akan ke Kota Pontianak untuk menilai naskah film pendek yang sudah diunggah ke portal youtube. Di Kalbar ada belasan film pendek yang telah diunggah dan ditonton oleh ratusan bahkan ribuan pemirsa sejagad,” ungkap Baharudin dari Deputi Deradikalisasi BNPT kepada media online teraju.id, Selasa (16/8/16) pagi. Keseluruhan film pendek itu akan dinilai dalam ajang lomba tingkat provinsi dan akan diikutsertakan lomba tingkat nasional pada Oktober yang akan datang. “Peserta final akan diundang presentasi di Jakarta. Seluruh biaya kita tanggung,” ungkapnya.

Film pendek yang dibesut BNPT bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Barat bertema KITA BOLEH BEDA. Dari Kalbar ada belasan film pendek yang sudah masuk ke meja FKPT.

Baca Juga:  Tiba-Tiba Tenis: Tiba-Tiba Tiket Ludes 5 Menit dan 9 Juta Views di Youtube

“Besok Kamis, pada tanggal 18/8/16 dinilai dewan juri yang juga bekerja untuk penilaian Eagle Award. Kemudian pada tanggal 19/8/16 belasan film pendek karya pelajar SMA/sederajat asal Kalbar dinilai secara serius itu akan diumumkan siapakah yang keluar sebagai pemenang. Pengumuman tersebut dipadupadankan dengan acara dialog bertempat di function hall 2 Hotel Kapuas Palace,” ungkap koordinator kegiatan dari FKPT Kalbar Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan, Martinus Sudarno, SH. Katanya, bagi peserta yang telah menyerahkan film atas nama pribadi atau sekolah, mohon mendaftar ulang ke panitia FKPT Kalbar via HP/WA 08125710225, atau email [email protected].

Kegiatan pada 19/8/16 terbuka bagi kalangan pelajar SMA/sederajat, atau mahasiswa/i dengan jumlah kursi 125. “Jika Anda berminat mengikuti kegiatan ini dapat mengambil undangan pada 17/8/16 di Pusdiklat TOP Indonesia/Bina Antarbudaya Chapter Pontianak/Kampoeng English Poernama/Law Office Dwi Syafriyanti/Sultan Hamid Foundation. “Let’s joint with us. And PEACE,” ujar anggota DPRD Kalbar dari Fraksi PDIP ini seraya senyum. (rilis/fkpt)

Written by teraju.id

Bayi Tabung “A to Z” Bisa Dilayani RS Anugerah Bunda Khatulistiwa

Bergairah dengan Mural dan Grafity “Kemerdekaan” di Beting Street Art II