Oleh: Suherman Club Menulis –
WorkshopPusat Kajian Manuskrip Keagamaan Nusantara (PKMKN) menjadi kegiatan positif bagi bangsa. Kamis, 8 Agustus 2019 telah diselenggarakan di kampus IAIN Pontianak. Kegiatan berlangsung dan dihadiri oleh peserta dari berbagai utusan, Balitbang Lektur dari Jakarta, Balai Pelestarian Nilai Budaya Pontianak, IAIN Pontianak, serta utusan dari Club Menulis.
Dalam kegiatan ini, Dr. Erwin Mahrus menjadi pemateri pertama mewakili IAIN Pontianak. Pak Erwin menyampaikan hasil temuannya mengenai manuskrip-manuskrip yang ada di Kalbar. Sekitar 13 titik daerah yang dipaparkan di slide beliau tentang manuskrip di Kalbar. Yang kesemuanya sejarah Kerajaan Melayu di Kalbar.
Daerah yang dimaksud, yaitu, Sambas, Mempawah, Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Tayan, Meliau, Pontianak, Kubu, Simpang, Sukadana dan Matan.
Dari 13 daerah yang ada di Kalbar, Sambas menjadi fokus beliau yang dipaparkan dalam workshop ini. Banyaknya data tentang Sambas ini tidak terlepas dari beberapa tokoh ulama yang ada di Sambas dahulunya. Sebut saja Ahmad Khatib As-Sambasi dan Baisuni Imran. Keduanya dikenal oleh tokoh ulama dunia. Ada pula M. Saifuddin 2 dan tokoh ulama lainnya.

