Community

FGD Menyelamatkan Manuskrip Nusantara

FGD Menyelamatkan Manuskrip Nusantara

Dari tokoh ulama di atas, banyak manuskrip tentang Islam berbahasa Arab Melayu yang masih tersimpan sampai sekarang. Meskipun ada yang sudah diselamatkan dengan cara diketik ulang dan digitalisasi, tetapi masih ada manuskrip yang belum bisa ditindaklanjuti. Seperti Qanon (undang-undang atau aturan orang-orang zaman dahulu). Dikarenakan oleh beberapa faktor. Khususnya dari pewaris manuskrip tersebut.

Dr. Fakhriati, pemateri ke 2 yang mewakili dari Balitbang Lektur Keagamaan Kemenag RI. Dalam hal ini beliau menyampaikan apa yang diinginkan oleh Bapak Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin. Menurut beliau, kajian manuskrip nusantara sangat penting.

Manuskrip yang ada di Indonesia perlu untuk diselamatkan dan dikaji serta disampaikan kepada penduduk bangsa serta memperkenalkan terhadap dunia. Sebab, khazanah dan kekayaan Indonesia tentunya banyak tertulis dalam manuskrip-manuskrip dari berbagai penjuru nusantara.

Secara singkat, dalam kegiatan PKMKN ini kerja sama untuk menyelamatkan manuskrip-manuskrip nusantara sangat diperlukan. Mencontoh dari beberapa negara yang berhasil menyimpan manuskrip. (*)