teraju.id, Nusantara— Kita mengenal frasa “politik dinasti” artinya kedudukan politis yang diturun-temurunkan kepada keluarga besar sendiri. Misalnya kepada anak dan istri, atau karib kerabat dekat. Hal ini banyak terjadi di berbagai belahan muka bumi, tak terkecuali di Nisantara–Ibu Pertiwi. Kedengarannya tidak nyaman, namun menjadi kenyataan.
Presiden Amerika Serikat pun begitu. Kina mengenal Goeorge Bush yang menurunkan anaknya Presiden AS juga George Walter Bush. Berikutnya Bill Clinton mewariskan kedudukan kepada istrinya Hillary Clinton, namun kalah dari Presiden AS yang sekarang sedang berkuasa. Jadi, politik dinasti itu ada, dan nyata.
Di Indonesia jangan disebut lagi. Presiden Soekarno punya trah yang juga menjadi Presiden RI, yakni Megawati Soekarno Putri. Anak Megawati juga kini menjadi Ketua DPR RI, Puan Maharani.
