Adapun Durahman atau Abdurrahman adalah letterluck Asmaul Husna. 99 nama Allah yang mulia. Tersebar banyak di dalam Alquran. Sunda kita tahu super duper relijius. Sejak tempo doeloe hingga kini. Secara politis jika menguasai hati umat Islam Jabar, kemenangan politis RI-1 dalam genggaman, selain Jatim, Jateng dan Jakarta. Sangat diperhitungkan.

Namun saya punya kesan positif dengan Abdurrahman. Yakni Sultan Pertama pendiri Kota Pontianak. Allahyarham Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie. Membangun Pontianak sejak 23 Oktober 1771. Beliau cucu-cicit Rasulullah. Yang oleh ayahku diajarkan berkhalwat atas wasilahnya membangun Kota Pontianak sebagai tempat tinggal kami. Mengajarkan kami untuk kirim Alfatihah baginya, tersambung sanad kepada Junjungan Alam Rasulullah Muhammad SAW. Respect dan hormat kepada zuriyat Rasulullah SAW.

Sampai kini kami keluarga besar Hasan Abdurrahman cinta kepada keluarga besar Rasulullah SAW. Sesuatu yang dicontohkan pula oleh dai sejuta umat Prof Dr KH Ustadz Abdul Somad rahimakumullah.

Setiap beliau datang ke Pontianak selalu takzim kepada keluarga besar Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie. Alfatihah washallu ‘Alan Nabi.

Tersusun maksud, jikalau Adang Durahman tersambung kait dengan trah Adang Durahman sebagaimana Abangku HM Nur Hasan mengadopsi nama To’ Ya sedulur sejarah Sukabumi, maka hendak saya ajak investigasi sejarah melodrama. Bahwa pemasok kopi ke Sukabumi dan bibit teh adalah Sultan Syarif Hamid II Alkadrie.

Sultan ketujuh Pontianak. Figur yang saya tulis bersama team (Turiman dan Anshari Dimyati) bahwa di Sukabumi ia pernah mengawal perkebunan. Dan bersama mertuanya Van Delden – Sultan Hamid memasok kopi hingga Jabar dan Jatim. Kopi yang saat ini menjadi lifelihood Nusantara. Juga kebanggaan Pontianak sebagai Kota Para Pengopi. *