teraju.id, Untan – Suasana temaram mewarnai pusat kegiatan mahasiswa bernama Lembaga Pers Mahasiswa Mimbar Untan di salah satu ruas Jalan Daya Nasional dan tak jauh dari Tugu 1959. Lampu listrik sengaja di-off-kan. Hanya nyala puluhan lilin dipasang di atas lokasi parkir. Berderet lilin dihidupkan dengan pelindung berupa gedebong pisang sehingga menimbulkan efek cahaya indah bak pendar rembulan dipandang dari kejauhan. Semua undangan pasti melewati sensasi cahaya lilin ini untuk sampai ke lokasi kegiatan. “Silahkan menuju ke sana,” kata panitia di kegelapan malam, Sabtu, 29/4/17 sekira pukul 21.00.
Lokasi yang ditunjuk hanya setingkat di atas temaram karena ada beberapa bola lampu yang ditembakkan ke backdrop. Backdrop ini terpasang di tempat terbuka dan menempel di dinding bertuliskan LPM 18 Tahun. Pada lokasi berpayungkan langit malam inilah sebuah acara perayaan pergerakan dilakukan dengan sangat sederhana. Kendati sangat sederhana, namun bobot perayaannya berbanding terbalik lantaran LPM lahir di era reformasi, serta turut terlibat di dalamnya. Lebih jauh daripada itu, LPM Mimbar Untan adalah lembaga pers paling eksis di kampus kampus Kalbar.
