Berita

18 Tahun LPM Mimbar Untan Merayakan Pergerakan

18 Tahun LPM Mimbar Untan Merayakan Pergerakan

Setelah menikmati sajian makan malam dan kudapan ringan Ketua LPM Mimbar Untan dengan rendah hati meminta masukan dari hadirin agar LPM Mimbar Untan (Miun) terus produktif dan kreatif di tengah dinamika mahasiswa dimana idealismenya naik-turun. “Kami sudah punya tabloid, majalah, radio, TV, bahkan media online. Namun terasa masih kurang bisa menyatu. Terkesan terpecah-pecah. Hal lainnya tentu saja kuantitas serta kualitas yang berdampak bagi perubahan sosial,” ungkapnya seraya menyentuh elan vital idealisme pers mahasiswa sebagai lembaga kontrol sosial yang kritis dan independen.

Alumni Mimbar Untan yang diminta bicara pertama adalah saya. Saya berkiprah di Mimbar Untan sejak tahun 1992-1997 di masa kepemimpinan Rektor, Prof H Mahmud Akil, SH. Saya menginisiasi kemandirian Mimbar Untan dari Humas sebagai LPM karena berinteraksi aktif di Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI). Inisiasi tersebut berhasil diwujudkan dengan daya dukung reformasi yang diteruskan oleh kader muda seperti Faisal Riza, Ridho, Mursalin, Demanhuri dkk. Tonggak 1999 itulah yang diperingati hingga 18 tahun kini.