Berita

18 Tahun LPM Mimbar Untan Merayakan Pergerakan

18 Tahun LPM Mimbar Untan Merayakan Pergerakan

Anas bersyukur bahwa dia merasakan proses peralihan Mimbar Untan dari rektorat ke LPM. Merasakan “jadi penunggu” sekretariat Mimbar Untan yang kala itu merupakan satu ruang kelas di eks-rektorat. Kini sekretariat penuh kenangan itu telah merupakan bagian dari Program Magister Ilmu Hukum. “Dari sekretariat ini lahir banyak ide-ide besar liputan,” ungkapnya. Ide liputan yang dirintis pada masanya adalah jurnalisme presisi. Dari penarikan sampel serta metodologi yang sesuai berhasil diulas kenapa mahasiswa Untan enggan turun aksi demonstrasi. Kemudian dari laporan utama itu berhasil membuat pergerakan mahasiswa lebih terarah, fokus dan mengubah.

Perubahan yang terasa bagi Kalbar adalah penerapan jurnalisme presisi pada lembaga yang terkontaminasi penyakit korupsi. Hasil riset mengarahkan telunjuk kepada instansi Polri. Maka dibesutlah diskusi bersama kapolda yang saat itu dijabat Brigjen Pol Nanan Sukarna.
Anas menegaskan perlunya setiap insan pers kampus yang bernaung di bawah LPM Mimbar Untan menghimpun nilai (value colledge). Sebab dari menghimpun kembali nilai-nilai yang terdapat dalam lembaran sejarah Mimbar Untan akan melahirkan inovasi-inovasi baru berbasis nilai-nilai tersebut. “Untuk menjadi jurnalis yang sukses mesti menganut nilai-nilai pers. Value dihimpun kemudian berbuah dan panen sesuai tantangan zamannya,” katanya.