Berita

Kumpulan Pantun Melayu Pontianak Hasil Workshop: Terlengkap & Terpopuler

Kumpulan Pantun Melayu Pontianak Hasil Workshop: Terlengkap & Terpopuler

teraju.id, Bank Indonesia– Tradisi berpantun bukan sekadar rangkaian kata, melainkan identitas budaya yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO. Sebagai bentuk dedikasi, teraju.id merangkum puluhan rima berkualitas hasil Workshop Pantun yang digelar di Bank Indonesia Kalimantan Barat dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Pontianak ke-254.

Komunitas yang tergabung dalam grup WhatsApp “Workshop Pantun” ini terus aktif berkarya hingga awal tahun 2026, membuktikan bahwa kreativitas lokal tak pernah padam. Berikut adalah kurasi pantun terbaik yang siap memperkaya khazanah literasi Anda:

Pantun Salam, Sapaan & Perkenalan

Pantun sapaan ini mencerminkan kehangatan silaturahmi khas masyarakat Melayu Pontianak dan sekitarnya.

Wahyu dari Kota Baru membuka perkenalan dengan bait berikut:
Memancing ikan dipaket keladi,
Dapat bawal dan ikan kerapu.
Perkenalkan saye Wahyudi,
Saye tinggal di kote baru.

Syarifah Nuraini turut memberikan salam persahabatan bagi semua:
Jambu tukal buah rambutan,
Ikat tangkainye memakai tali.
Slmt knl slm persahabatan,
Untok semue tanpa terkecuali.

Rumiyati dari Kubu Raya memperkenalkan diri dengan gaya yang ceria:
Pagi hari membeli roti,
Roti beli di parit bugis.
Perkenalkan saye rumiyati,
Budak KKR yang paling manis.

E. Widiantoro juga tidak ketinggalan menyapa rekan-rekan komunitas:
Ade rumah halaman lebar,
bise ditanam pokok pepaye.
Kawan semue ape kabar,
Semoge sehat dan bahagie.