Banyak faktor yang menyebabkan kurangnya penggunaan bahasa ibu. Mungkin dari diri sendiri yang tidak ingin belajar memahami karena minder, lingkungan yang kesehariannya menggunakan bahasa Indonesia ataupun bahasa Melayu, serta jarangnya penggunaan bahasa ibu di rumah.
Hingga akhirnya kini saya menyesal karena tidak mengenali bahasa ibu yang seharusnya menjadi identitas diri saya. Saya pun mulai mencoba memahami bahasa ibu saya yakni bahasa Bugis dengan lebih banyak bertanya dengan orang yang lebih tahu bahasa Bugis. (*)
