Oleh: Erma Suryani Ranik *
Dalam Kacamata Pertemanan: Anies-Ahok Bisa Tukaran Tempat.
Halo selamat malam. Menjenguk FB malam ini masih berseliweran tentang pilkada DKI setelah ngtweet dlm perjalanan.
Sejak malam tadi sampai pagi group WA yg saya, kak Sarah Lery Mboeik dan kak Hairiah Ria ikuti agak panas gegara ada postingan pilkada DKI sejak semalam. Ini group para senior dan aktivis perempuan lintas profesi dan parpol. Mulai panas sejak putaran pertama.
Sehingga ada kode etik bahwa yg diposting nggak boleh pilkada DKI. Tapi masih aja bablas sehingga di semprit oleh admin. Pukul 13.00 tadi bersamaan dg mulainya keluar hitung cepat, ajakan bersatu dan undangan ngumpul lagi dan ngopi bareng kembali berseliweran. Yg berhadap-hadapan di Pilkada DKI sudah kembali cair. Perbincangan berpindah ke topik lain.
Silang pendapat sama juga terjadi di group WA lain yg saya ikuti soal negara hukum. Adminnya Refly harun, anggota group ada beberapa gubernur, DPR, akademisi, politisi lintas parpol dan oh ya ada 2 menteri. Ini group paling sadis pas putaran 2. Balas balasan kirim video. Balas balasan kirim broadcasting. Tapi 2 cagub Anies dan Ahok yg juga anggota group ini. Adem aja. Setidaknya nggak pernah komen di group, ha ha ha. Pukul 13.00 tadi pendukung ahok di group satu persatu ngucapin selamat pada Anies – Sandi. Kembali saling sapa tanpa emosi.
