Terimakasih pada Aliansi Komunitas Relawan Peduli Banjir Kalbar
(Perempuan Pemuda Melayu, Kafilul Yatim, SBP, Siberdaya, Teater Topeng, KOMDAS/Komunitas Darah Segar, KA KAMMI, LAN, Kita Peduli, KKN, Bank Sampah, Komunitas Driver Borneo, KSR Polnep, Ramba Polnep, Oi/OCC,GSK, LAS)
You guys rocks!” Berikut tagar kebersamaan menolong yang terpapar banjir dan angin puting beliung di Kota Pontianak dan berbagai kabupaten se-Kalbar: #savekalbar, #banjirkalbar, #relawankalbar.

Di kawasan Bukit Peniraman dilaporkan terjadinya longsor. Beberapa rumah terdampak, namun tidak ada korban jiwa. Daerah penambangan tanah merah ini memang rentan longsor di musim penghujan. Lokasi sekira 40 km dari Kota Pontianak.

Di Melawi relawan PMI dan Dompet Umat juga bergerak ke desa-desa terpapar banjir. Di sana mereka memberikan bantuan kesehatan.

Melalui sumbangan sosial sandang dan pangan jiwa diingatkan selalu hati-hati karena sabetan bencana alam. Sebaliknya bencana alam hadir karena ulah tangan manusia sendiri yang tidak arif menjaga keseimbangan alam, baik di level lokal, nasional dan internasional. Sebab perubahan iklim (climate-change) di mana suhu terus meningkat serta es kutub utara dan kutub selatan mencair, dunia rentan banjir. Bencana air dan api senantiasa menjadi tantangan dari masa ke masa. Dan ke sini semakin intensif kedatangannya. (kan)