Kapolda mengungkapkan situasi Kamtibmas secara umum wilayah Kalimantan Barat sangat kondusif, beberapa agenda nasional yang terselenggara dapat terlaksana dengan lancar dan sukses, hal ini tak lepas dari peran aktif dan kerjasama seluruh elemen baik pemerintah, masyarakat dan elemen pendukung lainnya.

Hal-hal yang sudah terjalin dan telah tersinergi dengan baik perlu kita tingkatkan guna mendukung situasi kamtibmas yang lebih kondusif lagi dan mewujudkan pembangunan nasional di Kalimantan Barat, tuturnya.

Tantangan tugas yang akan dihadapi Polri ke depan akan semakin kompleks dan beragam khususnya menghadapi pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, baik isu-isu primordial dan radikal menjadi ancaman yang nyata di tahun demokrasi ini, dan derasnya globalisasi serta media sosial membawa perubahan paradigma serta pola pikir masyarakat yang lebih agresif dan kritis, ancaman ini harus kita hadapi mulai dari ambang gangguan dengan pola pro-aktif sehingga gangguan nyata tidak hadir di tengah-tengah masyarakat.

Keamanan adalah kebutuhan yang hakiki saat ini, rasa aman adalah wujud dari permulaan dalam setiap kegiatan masyarakat, sudah tentu keamanan juga sangat berpengaruh kepada iklim investasi/ekonomi.

Fluktuasi perkembangan ekonomi Kalimantan Barat oleh Bank Indonesia tercatat bahwa pertumbuhan ekonomi, Triwulan-1 2018 sebesar 5,17 % mengalami kenaikan di Triwulan-2 sebesar 6,46 %, sedangkan pergerakan perkembangan ekonomi nasional berdasarkan data badan pusat statistik sebesar 5,06% di quartal pertama 2018 yang juga lebih tinggi dibanding quartal pertama 2017 yang hanya sebesar 5,01%.