Daerah

Kemenpupera Dorong Pemkot Pontianak Percantik Kampung Beting

Pemerintah Kota Pontianak tidak main-main menata kawasan permukiman tepi air di Kampung Beting. Stigma negatif yang selama ini melekat di Kampung Beting, diharapkan segera hilang.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menandatangani nota kesepahaman dengan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Andreas Suhono di kantor Kemenpupera, Selasa (3/5). Hadir pula Sekretaris Ditjen Kemenpupera Rina Agustin Indriani, Kepala Bappeda Provinsi Kalbar Ahi, Sekda Kota Pontianak M Akip serta Kepala Bappeda Kota Pontianak Uray Indra.

Andreas mengatakan, memang Presiden Joko Widodo meminta ada tiga pilot project kampung air untuk ditata. Salah satu yang terpilih adalah Kampung Beting di Pontianak.

Menurut Andreas, presiden awalnya terkesan melihat kampung air saat berkunjung ke Brunei Darussalam. Saat itu presiden melihat ada tempat pemukiman nelayan yang bersih. “Sebenarnya tidak bagus-bagus amat, tapi bersih, tidak ada sampah. Selain itu ada fasilitas untuk ruang publik dan komunitas,” ujar Andreas.

Nah, kata dia, dalam rangka mendorong adanya kampung air seperti itu, presiden mencanangkan program penataan kampung nelayan.
Karenanya, Andreas menegaskan yang paling penting sekarang ini adalah kesiapan dan kesanggupan serta dukungan dari pemerintah daerah agar penataan ini bisa berjalan. “Karena pak presiden nanti akan melihat sendiri hasilnya. Karena itu, harus betul-betul kita garap agar beliau puas,” katanya.