Pada perkembangannya, klub menembak di Indonesia ini membentuk sekolah menembak Perbakin, yang dimaksudkan adalah untuk melakukan pembinaan olahraga menembak sejak usia dini, untuk mencari bibit-bibit atlet unggulan yang tadi bapak ketua Koni sampaikan. Mulai merintis bagaimana mengangkat yang tadi 26 itu, index 26 olahraga ini, di Kalbar ini bisa naik.

“Target capaian kalau bisa minimal 10 lah ya kalau kita mau ngalahkan Jakarta ngalahkan Jawa timur, Jawa Barat, Jawa tengah memang susah tapi setidaknya kita bisa di atas Sumatera. Sekolah ini diharapkan nantinya menghasilkan penembak unggulan yang dapat berkontribusi dan dapat berlaga di ajang menembak nasional maupun internasional untuk mengharumkan baik nama provinsi kita maupun nama Indonesia,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menuturkan, hobi menembak ini juga terbilang cukup unik, karena memadukan unsur kesenangan sekaligus kehati-hatian, tadi disampaikan sebab memainkan senjata api bukanlah sesuatu yang sepenuhnya aman. Jadi bukan hanya senjata api senjata apapun namanya seluruh senjata itu sifatnya destroyer atau merusak, ada yang menghalangi dia tabrak terus itu sifat senjata.

Bagi penggemar olahraga menembak di Indonesia sebaiknya bergabung dengan Perbakin sebagai salah satu organisasi penembak yang resmi. Dengan bergabung di sini maka kita tidak hanya bisa menyalurkan hobi namun juga memberikan kesempatan untuk bertemu dengan sesama penggemar olahraga menembak dan di dalamnya juga tentunya akan meraih prestasi prestasi yang membanggakan.