in ,

Dr Ferry Hadari dan Tim FT Untan Berbagi APD Tim Medis Cofid19 ke RS Untan

teraju.id, Pontianak – Dosen robotik Fakultas Teknik Untan Dr Ferry Hadari membuat terobosan kemanusiaan. Bersama mahasiswa asuhannya menyumbang Alat Pelindung Diri medis dari Covid-19 kepada Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.

Pada laman Facebook miliknya Dr Ferry putra tokoh pendiri Bank Kalbar ini menulis panjang:
Hanya tim kecil, saya dengan 6 orang mahasiswa: Desisius (2014), Bagus (2016), Wahyu (2016), Budi (2016), Alfine (2016) dan Rosyid (2016). Tim yg sedikit berbuat untuk kemanusiaan, membuat face shield untuk kebutuhan para medis agar terhindar dari droplet, ingus, muntahan, ludah, batuk, dll dari pasien.

Dan kemarin sudah serah terima 30 buah face shield dari Tim Penanggulangan COVID-19 Fakultas Teknik UNTAN ke dr. Andriani, RS UNTAN di lab kami, Digital Control and Computation Lab. Insya Allah akan menyiapkan lagi 200-an untuk rumah sakit lainnya.

Gak setara dengan apa yg telah dilakukan para medis, tapi mudah-mudahan ini juga akan menyemangati mereka. Bahwa masih banyak yg peduli dengan mereka sehingga teman-teman jadi bertambah semangat, sabar dan kuat sebagai garda terdepan.

Insya Allah, apa yg kecil yg telah tim ini buat semoga menginspirasi yg lain. Agar dapat juga berbuat untuk kemanusiaan. Minimal tinggal di rumah.
Setidaknya, ketika memang telah sampai akhir nafas karena telah dipanggil Allah, kita bisa tersenyum karena akan menuai pahala kebaikan yg telah Allah janjikan, nanti dan pasti. * (kan)

Berbagi itu indah:

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

Helen Brown as Digital Communication of The Australia-Indonesia Centre

A Wonderful Journey That I Never Thought