Tetapi sebagian besar kesempatannya ke warung kopi hanya untuk bersenang-senang dengan teman sepantaran, sesekali juga membahas tentang kegiatan. Yang menarik, mahasiswa fakultas dengan julukan kampus biru muda ini bahkan sudah akrab dengan kakak-kakak pelayan disana, saking seringnya. Ditambah lagi Ia mengakui bahwasanya warung kopi menjadi tempat menarik untuk membuat atau mendengarkan diskusi mengenai isu-isu masa kini. Jadi, dalam aktivitas ngopi dibenarkan tentang adanya penyebaran informasi-informasi di dalamnya.

Sebagai aktivitas yang sangat lekat pada masyarakat baik menengah ke atas maupun ke bawah, ngopi tak pelaknya dapat dikukuhkan dalam pengakuan budaya yang harus dilestarikan. Jika terarah dan mengangkat isu-isu penting, ngopi memiliki peranan penting dalam membendung hoaks dan disrupsi informasi, dengan catatan dapat juga kejadian yang berbalik. Maka dari itu, perlu adanya penengah yang dimaksud adalah masyarakat yang kritis dalam penerimaan informasi juga wadah-wadah berbentuk apapun yang se-menyenang-kan ngopi ini. Forum grup ngopi yang berisi diskusi, dalam topiknya bisa berbuah isu-isu yang sedang digali dapat menjadi ladang atau saluran komunikasi efektif dan bisa juga negatif. Segalanya kembali ke penyeruput kopi-kopi tersebut, seperti apa ingin menanggapi, sebanyak apa ingin menggali informasi. (Mia Islamidewi)