Katanya, diperlukan sinergisitas dalam peran perempuan melawan Covid 19, dan Radikalisme. Peran perempuan strategis di era New Normal, Stay at Home dengan menjaga keharmonisan rumah tangga, dibangun Partnership yang harmonis antar anggota keluarga, tercipta kesejukan, dan pemahaman tentang protokol kesehatan yang harus dilaksanakan bersama. Juga tercipta kredibel Family, salingmengingatkan akan perlunya keterbukaan pemikiran, budaya empati, atau sikap gotong royong.
“Yang terkecil, contoh dalam peran di rumah saling membantu dan berbagi tugas dalam menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Yang lebih besar lagi bergotong royong dalam menghadapi pandemi covid 19. Membantu tetangga atau lainnya yang terpapar covid, dll.,” katanya. (rilis fkpt kalbar)
