Lalu, setiap orang membaca leadnya. Beberapa orang menulis dengan lead dialog, kutipan, gambaran suasana dan cerita prilaku. Dimulai dari saya untuk memicu, lalu Zainal yang ada di samping kanan, hingga keliling meja sampai Fanin di sebelah kiri, serta Mita dan Desi yang berada di kursi belakang.

Penceritaan yang dibuat peserta mampu membawa orang yang mendengarkan ikut merasakan suasana dan membayangkan peristiwa. Ada yang tertawa dan tersenyum, ada juga yang cengengesan dan masam karena jadi objek tulisan.

“Sekarang, lanjut, hingga bagian akhir.

Penutup,” saya memberi komando.

Menulis bagian ini tak kalah serunya. Semuanya kembali tekun. Masing-masing berusaha dan seperti berpacu dengan waktu. Hingga akhirnya satu demi satu tulisan diselesaikan. Satu demi satu anggota membaca karyanya.

Karya hari ini akan menjadi saksi dari suasana belajar menulis di ruangan Club. Sekalipun peristiwa sudah berganti mengikuti sirkulasi angin yang berhembus oleh putaran Regence.

Sekalipunsuasana sudah bertindan oleh hiruk pikuk kehidupan, dan kalimat-kalimat yang lama ditinggalkan berganti kalimat baru yang disusun oleh jemari-jemari yang lincah. (*)