Banyak kasus lain yang menjadi catatan penting penegakan hukum di Indonesia di tahun 2020. Seperti penegak hukum yang menyalahgunakan kewenangan dalam penegakan hukum di Indonesia, yang tidak habis diberantas. Tentang kasus Djoko Tjandra, yang mencoreng dunia penegakan hukum Indonesia, kemudian pula melibatkan Jaksa Pinangki. Tak cukup disitu, tentang penegakan hukum hak asasi manusia menjadi catatan buruk yang muncul dan belum terselesaika hingga sekarang. Seperti simpang siur kasus Penembakan 6 Anggota Laskar FPI, menjadi perhatian banyak pihak bahkan dunia internasional.
Tentang Hak Asasi Manusia ini menjadi penting sebagai gambaran keseriusan Pemerintah dalam mengangkat hak, harkat, dan derajat hidup masyarakat Indonesia. Tentang kasus tindak pidana korupsi anggaran bantuan Covid 19 yang melibatkan Mensos dan kasus Eddy Prabowo tempo hari terkait kasus ekspor benih lobster kemudian mengejutkan masyarakat Indonesia di tengah keprihatian dan kesulitan-kesulitan masa pandemi yang belum berakhir.
Kasus-kasus ini menjadi catatan penting pula yang menggambarkan bagaimana buruknya moral pejabat tinggi negara kita hari ini. Di sisi lain masih banyak yang terjadi dan dapat diulas sebagai rangkuman catatan akhir tahun bagaimana penegakan hukum kita pada tahun 2020, seperti bagaimana realitas dan konsistensi penegakan hukum kasus pelanggaran Covid 19, soal pengadaan vaksin di masa pandemi, tentang kasus lingkungan di Indonesia, tentang kasus disintergrasi bangsa (kasus Papua, dan lainnya), tentang kasus Harun Masiku, tentang Kasus Ujaran Kebencian (Hate Speech, Bullying, Hoax), tentang penggunaan dan peredaran gelap narkotika, human trafficking, tindak pidana pencucian uang (tppu) – money laundry, dan banyak kasus lainnya yang terjadi di Indonesia.
