Beruntung, saya mempunyai kebiasaan yang cukup berbeda dengan teman sekelas. Saya lebih memilih berada di Club Menulis (CM). Bersama mereka yang mengajak saya untuk menulis dan mengikuti lomba menulis.
Kedekatan emosional kami telah terjalin sejak semester satu ketika sering meluangkan waktu bersama. Saya mungkin kehilangan waktu bersama teman-teman sekelas. Namun, Alhamdulillah memiliki teman di CM. Saya sering berkumpul, berdiskusi, menulis dan bercanda bersama mereka.
Saya memiliki mereka yang tidak hanya memberikan bantuan dan dukungan, namun mereka juga sering menegur maupun mengingatkan segala kesalahan. Hal inilah menjadi peningkatan kualitas diri saya dan teman-teman ke depannya nanti. Karena pertemanan merupakan salah satu hal terbaik dalam kehidupan. Tanpa teman seperti makan daging tidak berbumbu, hambar.
Club Menulis IAIN Pontianak, ruang berkipas, Juni 2019.
