Kecewa itu wajar tapi alangkah lebih baiknya jika kecewa itu diiringi dengan introspeksi diri bukan menghakimi diri, tapi untuk menyadari seberapa pantas menerima hasil yang lebih baik dari yang telah diperoleh. Seperti sebuah ungkapan kalau hasil tidak akan menghianati usaha.
Sukses butuh proses. Ya, tentu saja karena sukses bukan sebuah produk seperti mie instant. Sabar menunggu itu penting tapi mempercepat proses lebih utama kalau bisa pakai rumus mc2 biar bisa meraih sukses secepat kecepatan cahaya. Haha. Jangan lupa siapa cepat dia dapat.
Aku tahu setiap orang punya alasan dan punya cara masing-masing tentang apa yang dilakukan dan yang akan dilakukan, tapi kalau boleh aku bertanya dan pertanyaan ini boleh dianggap sebagai penawaran. Mengapa harus menunggu moment nyusun skripsi baru mau pakai laptop? Mengapa harus menunggu S1 baru ingin berkarya? Mengapa menunggu esok kalau bisa hari ini.
Punggur Kecil, 03 Februari 2018
