Oleh: Saripaini
Sukses adalah ketika seorang telah mencapai cita-cita. Sukses itu bahagia, atau apa? Mungkin setiap orang mempunyai definisi sukses masing-masing. Setiap orang ingin sukses tak ada yang ingin berdiam diri dengan kegagalan karena setiap orang mempunyai potensi dan ambisi untuk menjadi lebih baik.
Menurutku sukses merupakan keberhasilan setelah melalui usaha karena tak ada nilai A (keberhasilan) tanpa usaha walaupun itu nyontek.
Harus diakui bahwa nyontek juga usaha, tapi itu curang, kalau ngaku orang beriman jangan dilakukan karena orang beriman pasti percaya dengan dosa.
Nilai A B C D dan E itu hanya barometer keberhasilan seorang mahasiswa dalam perkuliahan. Nilai itu penting tapi bukan segalanya, nilai C D atau E sekalipun tak akan membuat dunia kiamat atau langit runtuh, gagal bukan berarti langkah kaki harus berakhir, karena kehidupan bukan kompetisi ninja warior yang harus berakhir ketika gagal. Dunia tak sesempit itu.
Mahasiswa bukan katak yang berada di dalam tempurung yang menganggap bahwa tujuan perkuliahan adalah nilai semata, kemudian akan galau, menangis bahkan ingin protes ketika menerima hasil yang tidak sesuai dengan keinginan, tak bisa menerima kenyataan. Bahkan yang lebih parah dan kejam adalah ketika menganggap kegagalan yang diperoleh sebagai kekeliruan dan kesalahan orang lain.
