Community

Club Menulis untuk Kalbar

Club Menulis untuk Kalbar

Yah, sebagaimana diceritakan dalam buku Pesan Damai Untuk Kalbar, merupakan suara hati warga Kalbar. Suara hati yang ingin disampaikan untuk politisi dan para pengambil kebijakan. Buku atas ide Pak Yus dan ditulis oleh anggota Club Menulis ini diharapkan semua pihak menjaga damai di Kalbar. Dan persoalan politik tidak dijadikan alasan untuk membenci dan memusuhi pihak lain. Serta mengingatkan agar hal buruk beberapa waktu lalu tidak terulang seperti kerusuhan yang pernah terjadi di Pontianak, jalan Gajah Mada.

“Tahun 2018 merupakan tahun politik. Jangan mudah terpengaruh oleh media sosial, internet, di TV, atau media lainnya.”
Sebuah pesan yang terdengar saat acara mengenang perjalanan gubernur Kalbar, Pak Cornelis dan wakilnya di rumah adat Dayak.

Seperti yang kita ketahui 2018 merupakan tahun politik. Tahun yang penuh dengan kata-kata baik dan menegangkan.
Karena itu, kami di Club Menulis ingin berbagi kebaikan. Hadir bermanfaat untuk masyarakat.
“Club Menulis bertujuan membangun peradaban di Kalbar, memelihara khazanah lokal dan berpikir positif terhadap budaya untuk diri sendiri dan masyarakat di sekitarnya.”
Kata Pak Yus yang saya ingat saat diwawancarai Bang Antony di ruang Club Menulis. (*)