Oleh: Turiman Faturahman Nur
Tahanan Politik di Madiun
Rumah Tahanan Militer (RTM) Madiun adalah monumen yang hampir hancur.
Bangunan yang menjadi bagian tersendiri dari sejarah sosial politik Indonesia itu kini memperlihatkan sejumlah dinding yang retak bahkan belah, atap yang bolong dan ditumbuhi lumut serta tanaman liar menjalar, juga lantai berdebu yang terancam rerumputan liar. Beberapa batang bonsai dan sejumlah pohon yang ditanam penjaganya dewasa ini tak dapat memupus kesan tidak terawatnya bangunan bersejarah ini.
Secara fisik, hampir tak ada yang berubah pada bangunan itu. Keadaannya masih seperti dulu, dan tetap tampak seperti bui. Sekarang bangunan tersebut dijaga dan dihuni oleh Sersan Mayor Admin, bintara Polisi Militer Kodam Brawijaya bersama keluarganya. “Saya hanya mendapat perintah untuk menjaga tempat ini,” tutur Admin.
Pada dinding di ruang tamu, masih terpasang dua lembar papan tipis yang menyajikan denah bangunan serta tabel bekas data tahanan yang dulu meringkuk di situ.
