Home > Community > Menulis Kreatif di kelas Stephen King

Menulis Kreatif di kelas Stephen King

Oleh: Mita Hairani

Menulis kreatif tidak mudah, namun juga tidak sulit. Memang dalam menulis kreatif dibutuhkan kemampuan menulis yang baik dan ide-ide baru yang segar agar tulisan kita dapat menarik bagi pembaca. Namun kemampuan menulis dapat dilatih dan ide-ide baru yang segar dapat dicari di mana saja, kita hanya perlu menancapkan niat yang kuat sehingga bisa menghasilkan karya yang bisa dinikmati oleh banyak orang.

Bagi mahasiswa kelas Rumah Literasi Stephen King, menulis kreatif agaknya tidak menjadi sesuatu yang sulit. Selama berada di kelas Rumah Literasi, mereka dituntut untuk menghasilkan karya berupa tulisan sehingga mereka telah terbiasa menulis. Tumbuhnya kebiasaan menulis ini diharapkan membuat mereka tidak kesulitan lagi memikirkan bagaimana memulai tulisan dan apa saja yang harus mereka tulis sehingga apa yang mereka fikirkan mengalir dengan sendirinya dan dapat dituangkan dengan tulisan.

Mereka diminta mencari sendiri tentang definisi menulis kreatif dan berdiskusi tentang bagaimana langkah-langkah menulis kreatif. Begitu diskusi selesai. Mereka diminta membaca sebuah cerpen di internet dengan smartphone yang mereka miliki. Mereka dapat menjelaskan kembali dengan baik cerpen-cerpen yang mereka baca dan mereka mengaku asyik membaca cerpen tersebut.

Baca Juga:  Rumah Literasi FUAD Arahkan Mahasiswa untuk Sukses Dunia Akhirat

Membaca cerpen terlebih dahulu sebelum membuat cerpen kreatif karya mereka sendiri bertujuan agar mereka tahu contoh cerpen yang ditulis melalui proses menulis kreatif dan memahami struktur dan unsur sebuah cerpen. Selain itu, dengan membaca cerpen orang lain mereka juga dapat menemukan inspirasi dan berimajinasi menemukan ide baru untuk menulis cerpen mereka.

Setelah penjelasan diberikan, merekapun mulai diberikan arahan untuk menulis cerpen. Mereka menulis dengan lancar hingga satu jam kemudian tulisan mereka diperiksa dan mereka diminta untuk membacakan cerpennya di depan kelas. Hasilnya banyak sekali cerpen yang mereka tulis dengan ide baru mereka sendiri, banyak ide baru terimplementasi dalam karya mereka yang segar. Meski begitu, masih ada mahasiswa yang belum selesai menulis, tulisannya masih sedikit dan belum memuat unsur-unsur cerpen, dan adapula yang menulis cerpen dengan ide yang sudah pernah ada sebelumnya.

Secara keseluruhan, mereka telah membuat cerpen yang bagus dengan tenggat waktu yang telah ditentukan. Mereka sudah mampu membuktikan bahwa mereka bisa menulis dengan baik, mereka bisa berkarya dengan kreativitas mereka sendiri. Ini perlu diapresiasi. Bagi saya, ini merupakan sebuah kemajuan. Mungkin banyak sekali orang yang dapat menikmati cerpen dalam sekali duduk, namun tidak banyak orang yang dapat menulis cerpen dalam sekali duduk, apalagi dalam waktu satu jam. Entah ini karena telah terbiasa menulis atau karena memang mereka memiliki bakat alam untuk menulis. Terlepas dari apapun itu, Kelas Stephen King telah membuktikan bahwa mereka mampu menulis dengan kreatif.

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About teraju.id

Check Also

Buah dari Coretan Pena Literasi

Oleh: Hoirol Abror Rohman Bagaimana menghabiskan tinta tanpa harus tercoret sia-sia? Setiap coretan penamu adalah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

teraju.id