Oleh: M Azdi Tahir
Perubahan Iklim sekarang susah diprediksi, malahan perubahan signifikan pun terjadi pada suhu, curah hujan, dan angin yang berlangsung dalam waktu yang tak dapat diprediksi, bisa dalam satu hari, minggu, bulan atau bahkan lebih. Dampaknya perubahan iklim tersebut memenuhi berita yang menjadi viral: Banjir badang, kekeringan hingga kebakaran hutan yang mengakibatkan kerusakan hutan.
Banyak yang akan merasakan dampak buruk dari kerusakan hutan yang tidak segera diatasi. Salah satu daerah yang terdampak oleh kerusakan hutan yaitu daerah aliran sungai (DAS).
Semua berteriak saling tuding, ibarat telunjuk. Ketika seseorang menunjukkan jari telunjuknya pada yang lain, jari jemarinya secara otomatis menunjuk pada wajahnya sendiri.
Tak mau saling tuding, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sigap dengan situasi ini. KLHK segera mengambil tindakan dengan mengadakan rehabilitasi DAS agar meningkatkan fungsi dari hidrologi DAS yaitu kemampuan tanah untuk melakukan proses penyerapan penyimpanan dan pengaliran air.
