Community

No Pain No Gain

No Pain No Gain

Dulu ketika SMA untuk membaca novel yang seharga Rp 10.000 tiga buah saja, saya harus mengambil upah menulis remedy teman yang kebetulan jika remedy pelajaran Fisika kami disuruh menulis soal. Hingga kesempatan itu tidak saya sia-siakan, saya tidak terbayang bagaimana jika saya malas melakukannya mungkin saya tak punya banyak buku dan wawasan karena jika tidak membaca kita tidak bisa menulis.

Menuju keberhasilan bukan hal yang mudah. Banyak kisah di belakang yang harus dilalui. Gagal pada percobaan pertama ialah hal yang wajar, menyerah pada kegagalan itu yang sedikit kurang wajar. Karena tidak ada yang spontan sesuai keinginan lagipula tidak akan terasa nikmat jika tidak mengetahui kesulitan untuk mendapatkan keberhasilan. Karena apapun yang menurutmu baik terkadang bukan hal baik untukmu.

Teruslah berusaha sampai tercapai apa yang diinginkan. Bukankah sudah jelas kalimat no pain no gain menunjukkan bahwa bukan diri sendiri yang mengalami kesulitan, semua orang juga merasakannya dan semua itu tergantung orang memandang dan menanggapinya, terserah mereka menganggap itu sebuah petaka atau sebuah keberuntungan karena terkadang menyadari hikmah dari kesulitan itu sangat susah. Sebab itu
izinkan saya sekali lagi mengulangi kalimat “Manusia selalu saja melihat apa yang ingin dilihatnya”.