Sebagai warga di sini, Encu Yeni pasti sudah terbiasa melihat dan mengamati kapan keluar dan masuknya burung-burung Gereja ini ke dalam hutan. Namun, beliau tidak memberikan secara detail bulan apa sajakah itu.
Datok pun memiliki pendapat yang berbeda. Beliau berkata,”Mungkin karne musim hujan kali. Make nye burung-burung Gereje nih banyak bekeluaran. Ini kan kite masok musim hujan dah nih kan!” Serunya pada saya. Saya pun hanya mengangguk dan kembali memperhatikan tingkah dari puluhan ribu burung Gereja ini.
Keseluruhan dari mereka sudah banyak yang hinggap di sepanjang tali kabel listrik. Adapula yang hinggap di pepohonan. Namun, kebanyakan dari burung-burung ini memang lebih suka hinggap di tali kabel yang ada di tiang listrik.
Melihat mereka yang hinggap di sepanjang tali kabel itu, jadi terlihat seperti lampu atau ornamen hias yang biasanya ada di jalanan. Jika kita memukul tiang listrik itu, maka mereka akan terbang berhamburan di langit. Akan tetapi, mereka akan hinggap lagi ke tali kabel tempat mereka hinggap sebelumnya.
