Mereka sebenarnya ramai, tetapi yang masuk ke ruangan Club Menulis hanya 6 orang, yaitu, Asrul, Aris, Ardi, Anggun, Yuni, dan Wulandari. Karena keterbatasan waktu mereka berkunjung, siswa yang lain dan 1 guru laki-laki yang mendampingi dibawa oleh Pak Adnan untuk melihat-lihat tempat lain yang ada di IAIN ini.
Setelah memperkenalkan diri baik dari kami anggota Club Menulis dan siswa SMAN 3 Teluk Keramat, kami akhirnya tahu nama mereka dan asal sekolahnya. Di sela-sela perkenalan mereka, mereka juga menyampaikan tujuan mengunjungi Club Menulis. Ternyata, mereka datang ke Club Menulis untuk belajar tentang dunia kepenulisan.
Khatijah menyampaikan pengalamannya dalam dunia tulis menulis terhadap mereka dengan bahasa Melayu Sambas. Asrul dkk, tampak senang dan lebih santai ada orang Sambas di Club Menulis. Selanjutnya saya dan Tuti juga menyampaikan hal sama tentang dunia tulis menulis berangkat dari pengalaman yang didapat selama berada di Club Menulis.
Di akhir pertemuan kami abadikan dengan foto bersama mereka. Dan kami hadiahi mereka beberapa buku Club Menulis. Dan mudah-mudahan bisa bermanfaat dan termotivasi untuk menulis dan belajar hingga ke jenjang perkuliahan. Amin…
