Kadis Sosial: Kita Perjuangkan Sultan Hamid II Pahlawan Nasional Lewat Jalur Ilmiah dan Jalur Politik

2 Min Read

Oleh: Nur Iskandar

Kadis Sosial Kalbar Golda Marganda Purba, SP, SH, MH beserta para Kabid meninjau langsung karya Sultan Hamid II Alkadrie di Istana Kesultanan Qadriyah, Kamis, 1/10/2020 sebagai menindaklanjuti rapat bersama Yayasan Sultan Hamid sepekan silam di Aula Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat sekaligus memaknai Hari Kesaktian Pancasila.

Golda mengecek secara langsung rancangan Lambang Negara yang didisposisi Presiden RI Ir Soekarno, pada 20 Februari 1950 yang berbunyi: Kepada JM (Jang Moelija) Sultan Hamid II……bahwa dengan rancangan Lambang Negara ini — Indonesia menjadi lebih kuat—– Golda juga mengecek Surat Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy yang mengakui karya tunggal rancangan Sultan Hamid berupa Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila.

Kunjungan sekaligus disempurnakan dengan melihat artefak yang dipajang di galeri pameran terbuka Istana Kesultanan Qadriyah Pontianak mulai dari halaman serambi, ruang dalam istana hingga ruang pameran di bagian belakang istana. Golda juga memimpin rapat untuk menempuh jalur ilmiah dan politik terhadap pengakuan negara bahwa Sultan Hamid II Pahlawan Bangsa-Pahlawan Nasional.

lambang negara di Istana Kesultanan Qadriyah

Golda berharap Yayasan Sultan Hamid II segera memberikan konsepsi langkah ilmiah dan politik yang lengkap yang diajukan kepada Gubernur Kalimantan Barat di mana akhir tahun 2020 ini menjadi bagian final segala aktivitas Pemprov sepanjang tahun 2021. Golda juga berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat terhadap gerakan ilmiah dan politik sehingga Presiden RI menetapkan Sang Perancang Lambang Negara sebagai Pahlawan Nasional. *


Kontak

Jl. Purnama Agung 7 Komp. Pondok Agung Permata Y.37-38 Pontianak
E-mail: [email protected]
WA/TELP:
- Redaksi | 0812 5710 225
- Kerjasama dan Iklan | 0858 2002 9918
Share This Article
Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.