Oleh : Putri Herlyanti
Pada tanggal 3-4 Maret adalah kedua kalinya Women’s March diadakan. Namun, kali ini tidak hanya Jakarta yang ikut serta. Beberapa kota-kota lain seperti Bali, Bandung, Kupang, Jogjakarta, Lampung, Malang, Pontianak, Salatiga, Serang dan Surabaya juga akan meramaikan aksi Women’s March 2018. Sebenarnya apa sih yang di demo dalam aksi ini? Eits, ini bukan sekedar demo loh! Apalagi demo yang hanya tentang perempuan. Ya, meskipun salah satu tujuannya adalah menuntut hak-hak perempuan. Aksi Women’s March lebih dari itu! Aksi ini memperjuangkan keadilan sosial dan membahas isu-isu kemanusiaan, seperti ras, etnis, gender, agama, imigran, dan kesehatan.
Sebenarnya, awal dari aksi ini adalah bentuk protes dari pelantikan Presiden baru Amerika Serikat, Donald Trump—yang di dalam pidato masa kampanyenya banyak menyudutkan perempuan. Women’s March sendiri pertama kali diadakan oleh perempuan-perempuan di Washington. Ternyata hal ini menginspirasi perempuan-perempuan di kota dan negara lain seperti Sydney, Berlin, London, Paris, dan termasuklah perempuan-perempuan di Indonesia. Dan hal menyenangkannya adalah Women’s March tahun ini, tidak hanya akan digelar di Jakarta.
