Kegiatan membudayakan literasi di SDN 20 Sungai Raya melibatkan delapan rombongan belajar (rombel). Kelas 1 yang terbagi menjadi tiga rombel untuk belajar membaca. Mereka diajak belajar sambil bermain yaitu membaca cerita dengan teknik talking stick. Setiap mentor untuk kelas 1, membacakan paragraf awal sebuah cerita, kemudian akan dilanjutkan oleh siswa. Giliran siswa membaca diacak dengan teknik talking stick. Mereka diberikan sebuah tongkat untuk diberikan secara estafet kemudian mereka diajak untuk benyanyi bersama. Ketika lagu dihentikan oleh sang mentor dan tongkat berakhir di tangan siswa, maka siswa tersebut harus berani melanjutkan membaca cerita satu kalimat. Akan tetapi, ada beberapa siswa yang belum mengenal huruf, dan belum pandai membaca. Oleh karena itu, sang mentor mengalihkan tugasnya untuk mengajari anak-anak tersebut belajar mengenal huruf, membaca, serta mengapresiasi keberanian siswa dengan memberikan buku bacaan kepada mereka.

Kelas 2 juga terbagi menjadi tiga rombel. Kegiatan untuk kelas 2 berupa pelatihan tulis rangkai atau tulis tegak bersambung. Anak-anak tersebut diberikan lembaran kertas garis enam sebagai media untuk berlatih menulis rangkai. Mereka sangat bersemangat mendengarkan penjelasan dan bimbingan dari setiap mentor. Bahkan di antara mereka sampai menangis karena ada yang tidak berhasil menaklukkan tantangan dari mentor sehingga tidak mendapatkan hadiah berupa buku. Setelah diadakan perangkulan kepada anak-anak tersebut, masalah dapat diatasi.